Mazda 6 Estate

Some people: Estate itu kan cuman versi sedang besar yang punya bagasi hatchback. Biasanya desainnya kagak cantik, malah yang ada, terkesan maksa dan ngawur.

Mazda: Hold my Skyactiv 😉.

Sebelum mulai, sekilas info mengenai Estate.

(According to Wikipedia)

Estate atau nama lainnya yakni Station Wagon adalah jenis mobil yang biasanya berbasiskan Sedan. Bentuk mobil berbasis sedan yang atap bagian belakangnya dipanjangkan sampai ke atas bagasi. Hal ini membuat ruang bagasi station wagon menyatu dengan ruang penumpang. Dengan demikian station wagon memiliki pilar D pada ujung belakangnya. Station wagon pada umumnya memiliki pintu bagasi yang membuka ke atas seperti layaknya hatchback, tetapi ada juga yang memiliki pintu membuka ke bawah dan jendela yang dapat dibuka terpisah.

Pasar terbesarnya Estate adalah di European. Mereka ingin mobil yang fun karena jalanan mereka yang “Twisty” dan salah satunya adalah Sedan. Namun, mereka ingin kepraktisan hatchback di saat bersamaan. Makanya terciptalah Estate. Fun To Drive ala Sedan dengan Kepraktisan Hatchback.

Back to main topic, mates.

1st thought?

Most Aesthetic Estate ever 😍.

Design grill nya udah berubah dengan yang sebelumnya. Styling ala sarang tawon 3D nya membuatnya terasa serasi 😍.

Lampu depan udah makai LED, Adaptive LED, DRL, Automatic Leveller, Lampu Sein LED. Selain itu, bumper depannya udah ditemani 2 sensor parkir.

Sampingnya?

Inilah yang membuatnya menjadi Center Of Attention 😍👌👍.

Design kacanya yang ala “shooting brake” nya terasa epic, ditambah lagi dengan aliran garisnya yang nyambung & synchronized dengan keseluruhan design. Gak matah-matah & gak maksa biar kelihatan kece.

Bannya berprofil 225/45R19. Warna grey-nya terasa cocok dengan Estate ini.

Selain itu, ada roof rail dengan Antenna Shark
Fin.

Belakangnya?

Kelihatan lumayan pipih, namun tetap cakep & gak norak. Chrome-nya gak lebay 😍.

Fender hitam yang dibawah udah gone & diganti dengan bumper sewarna body yang membuatnya terasa elegant.

2 exhausts in this car is real. No fakeness in it 👍.

Oh yes…

Bicara tentang Estate, pastinya yang menjadi perhatian adalah bagasi.

Bagasinya termasuk cukup spacious dan ada tirai dibelakang, cocok banget untuk anda yang suka bawa binatang peliharaan. Seperti yang gua bilang sebelumnya, pasar Estate yang paling laku itu adalah di Europe. Most Europeans love to bring pet, aren’t they?

Furniture pun juga bisa ketika anda menginginkannya.

Ada cover juga untuk proteksi tambahan bagasi anda 👍.

Dalamnya?

Material kualitas premium menyapa. Soft touchnya bikin nagih untuk dibelai-belai.

Steering-nya udah Tilt & Telescopic & udah ditemani berbagai tombol. Jok kulitnya terasa mevvah and pengaturannya udah electric dengan memory seat. Jadi, bukan perkara sulit untuk mendapatkan posisi mengemudi yang ideal di mobil ini.

Speedometer KM/H udah layar, MZD Connect dengan setia menemani anda, begitu juga dengan tempat penyimpanan tambahan yang dimiliki. Finishing Piano Black di mobil ini membuatnya makin kece. AC nya udah Dual Zone.

Selain itu, lampu dalam udah LED semua. Laci utama udah softbox & dilapisi beludru. Bahkan tempat menyimpan kaca mata aja udah soft opening. Epic!

Sunroof udah tersedia untuk anda yang ingin kelihatan mevvah & ingin mencari rasa lega.

Powerplant?

Same as CX-5.

2.5L Skyactiv G, 194 HP of Power, 258 NM of Torque. 6-Speed AT Skyactiv Drive, Front Wheel Drive.

Menggoda sih 🤤.

Harganya?

Cheaper than the Sedan one.

Estate costs Rp. 582.1 juta

Sedan costs Rp. 674.1 juta

Selisihnya termasuk jauh, mates 😬.

Karena salah satunya adalah pajak yang kurang ramah pada Sedan.

Itulah 1st impression dari salah satu Estate paling aesthetic yang pernah ada.

1st driving impression?

Ini mobil bisa buat anda lupa diri 😂

Here’s why.

Hal pertama yang gua rasakan dari mobil ini adalah vibe interior-nya yang mirip dengan beberapa Mazda lainnya dengan material berkualitas baik.

Posisi pengemudi dibuat as ideal as possible, dan di Mazda 6 Estate, itu bukanlah perkara sulit.

Tbh, gua lumayan sulit untuk menjelaskan ini, namun hal yang buat tersenyum sama mobil ini, bahkan baru pertama kali masuk untuk mengendarai-nya adalah betapa singkatnya waktu yang dibutuhkan untuk adaptasi.

Steeringnya yang light, namun mantap dalam genggaman, gak malesin. Directness yang dimilikinya berhasil banget dalam memanjakan gua sebagai enthusiast driver 😀😆👍.

Powerplant yang dipakai pun termasuk gak kalah kece.
Response-nya enak & as always, no delays.
Maklum sih, engine-nya sama dengan yang dipakai CX-5, that’s why 😉😆👍.

Transmission-nya juga sama kecenya. 6-Speed AT Skyactiv Drive yang dimilikinya as always, never dissapoint. Soft as CVT, Responsive as Double Clutch (Wet Clutch) 👍.

Handling & chassis yang dimiliki mobil ini bikin anda lupa diri kalau anda sedang membawa estate sepanjang 4.8 meter.

Fun banget handling-nya & kinerja chassis-nya mumpuni bet 😆👍. Gua tersenyum puas saat membawa estate sepanjang 4.8 meter ini melewati zig-zag 😅. Rasa Jinba-Ittai udah pasti ada dong. Kelewatan sih kalau gak ada.
Jinba-Ittai gitu loh 😉.

Dari segi kenyamanan, gua suka bet sama kekedapannya. Bakalan cocok nih buat anda yang ingin jalan-jalan, mudik ke suatu tempat yang jaraknya jauh.

Selain itu, gua suka sama HUD nya yang gak pakai layar pemantul & Blind Spot nya yang bekerja dengan baik 👍.
Camera 360 juga udah ada, walaupun yang jadi downfall-nya adalah resolusi yang kurang jernih.

Jadi gimana, Mike?

Ini adalah pertama kalinya gua mengendarai estate & pengalaman mengendarai estate sekece Mazda 6 Estate, rasanya exquisite.

My ratings:

Performance: 8.2/10
Handling: 8.5/10
Comfort: 8.3/10
Features: 8.2/10
Chassis: 8.4/10

My nickname for this car is: Novalia.

Due to its simplicity & prettiness without any unnecessary cosmetic mods.

Final verdict:

If you want a fun family car, you should consider this one. Because, Mazda proved to us that family car can be fun.

Tinggalkan komentar