Mitsubishi Xpander Cross

Apa jadinya kalau Xpander dibuat seperti berpenampilan ala SUV?

Ini dia hasilnya.

Kalau dari jauh, sekilas seperti concept-nya dulu waktu IIMS 2017 yang bernama XM Concept.

Keknya lagi nge-trend banget ya… MPV yang di-SUV-kan. Whether you like it or not, it’s entirely on you.

Walaupun akhirnya, Honda BR-V dapat lawan seimbang juga. 😁😉.

Depannya?

Lebih gagah dibandingkan Xpander biasa. Ornamen ala SUV-nya gak lebay. Lampu utama udah LED, begitu juga dengan foglamp. Grill-nya udah pakai Chrome Black yang terasa Sporty.

Sampingnya?

Dari jauh, kelihatan lebih tinggi dibandingkan Xpander biasa. Dan gak cuman looks, karena Suspension yang digunakan termasuk baru dan ban yang digunakan berukuran 17″ and pelek udah two-tone. Alhasil, Ground Clearance meningkat menjadi 225 Mm. Bahkan diklaim lebih tinggi dari Pajero Sport 😱. Suspension di depan menggunakan MacPherson Strut dan di belakang menggunakan Torsion Beam.

Spion udah memakai chrome, ada roof rail yang membuatnya kelihatan berisi dan disinilah…

Permainan Fender ditonjolkan.

Fender hitam dove dan silver-nya itu memberikan kebahagiaan rasa gans dan macho yang beraura banget. Auranya itu seperti memberi kode keras bahwa Xpander Cross is not a joke.

Ukuran ban juga meningkat. Dari 16″ menjadi 17″. Design peleknya pun baru dan terasa senada dengan body-nya.

Kalau 18″, bakalan epic bet sih.😉

Belakangnya…

Fender dari depan, samping nyambung sampai belakang yang membuatnya kelihatan proper and rapi. Jangan lupa sama badge Xpander Cross nya, mates.

Oh yes, kalau mau salah fokus sama hitam-hitam yang di sekitaran logo 3 berlian itu, gak apa-apa sih. Coz why not? 😁😅.

Ada juga disediakan Parking Sensor with Rear Camera.

Dalamnya?

Mitsubishi udah mendengar customer-nya.

Gak ada lagi nuansa baige yang sangat membelah selera. Ada yang suka, ada yang kagak.

Joknya masih bahan fabric and warnanya kombinasi antara hitam dan coklat.

Don’t worry. Ada varian yang makai jok kulit, kok, jadi aura premium lebih nampak di dalam interior 👍.

Same story as the normal Xpander.

Posisi mengemudi ergonomis, steering udah Tilt & Telescopic, ada Audio Switch, Cruise Control dan tentunya, steeringnya enak digenggam.

Material yang digunakan cukup baik, campuran plastik yang bukan main-main dan kulit yang cukup halus membuatnya terasa berbeda dibanding rival sekelasnya.

Fitur-fitur lainnya ada ASC, HSA, dan Power Outlet di semua baris.

Ada tweeter di kiri dan kanan pilar A. Makin yahud nih kalau suka dengerin Music 👍.

Baris ke-2 luas dan akomodatif 👍👍. Tempat penyimpanan Xpander Cross ini banyak banget. Sama seperti Xpander normal.

Jantungnya?

Same as last time, 1.5L with 104 PS, 141 Nm of Torque, combined with 4-Speed Automatic, distributed to Front Wheels.

This time, packaging-nya jauh lebih rapi dibandingkan sebelumnya 👍. Well done, Mitsubishi!

Harganya jauh lebih mahal, obviously. Dimulai dari Rp 270.7 juta hingga Rp 289.7 juta OTR Jakarta.

#2 car that I test during BCA Expofest.

Xpander enhanced ini akhirnya bisa saya coba for the 1st time. Here’s my verdict.

Interior-nya terasa seperti yang paling wah di kelasnya. Posisi mengemudinya termasuk ergonomis. Bahkan bisa saya katakan yang paling ergonomis di kelasnya. Steering-nya udah tilt & telescopic and masih Xpander aja yang punya telescopic steering. Warna hitam yang notabene adalah warna mayoritas dalam interior-nya terasa pas dan serasi untuk Xpander varian baru ini dan build quality-nya juga mumpuni.

Hal pertama saya rasakan adalah power delivery-nya yang termasuk soft. Transmisinya termasuk cukup soft, walaupun bukan CVT, namun 4-speed AT. Suara mesinnya termasuk halus dan gak bikin rese.

Walaupun Xpander Cross ini lebih tinggi dibandingkan versi regular, suspension-nya masih termasuk comfy & soft. No wonder banyak yang menganggap bahwa Xpander adalah yang ternyaman di kelasnya. Chassis-nya termasuk rigid dan gak bikin kita melayang. Kinerja suspension-nya sedikit lebih rigid dibandingkan versi regular menurut salah seorang sales Mitsubishi. And he’s right. Suspension-nya comfy, soft, dan gak bikin rese dan muak. Kekedapan kabinnya termasuk mumpuni. Bisa dibilang setara dengan Ertiga or even better than Ertiga 👍.

Kalau versi regular nya udah nyaman, udah bisa dipastikan bahwa versi Cross nya ini sama nyamannya atau mungkin lebih baik 👍.

Visibilitas yang dimilikinya juga bagus. Pilar A gak gitu menghalangi blind spot. Visibilitas depan baik, samping baik, mirror samping yang besar membantu banget dan belakang juga baik. Feeling steering-nya termasuk city friendly. Steering-nya termasuk ringan, dan ketika kecepatan meninggi, dia mulai memberat, namun masih terasa city friendly. Xpander Cross ini mungkin kelihatan seperti the largest in its class, namun radius putarnya termasuk kecil. Itu sangat membantu untuk U-turn. Hanya kalah tipis sama kembaran T & D.

Beberapa hal minus yang saya temui adalah rem tangan yang masih old school dan AC yang masih knob. Setidaknya, itu tidak begitu berpengaruh besar pada kenyamanan.

Overall, ini bisa dikatakan sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya. No wonder kenapa banyak citizen +62 merasa puas dengan produk 3 berlian ini.

My Ratings:

Performance: 7.7/10

Handling: 7.7/10

Comfort: 8.3/10

Features: 8/10

Chassis: 8.3/10

My verdict:

This is my 1st time driving the Mitsubishi in real life and I’m pleased with how Xpander perform, especially this new version. It’s regular version is one of the comfiest in its class. And this one is even better. Never have any doubt to pick this car if you are prioritize comfort above all.

Feel free to drop comments.

Thank you and drive for your life.

Tinggalkan komentar